Skip to content

Aset Prasarana Kereta Api Capai Rp 83 Triliun

March 2, 2012

Selasa, 21 Februari 2012 | 15:20

Dengan selesainya proses inventarisasi dan penilaian aset prasarana, maka selanjutnya sudah bisa dilakukan tindak lanjut di antaranya pembentukan neraca awal PT KAI

Total aset Prasarana Perkeretaapian yang menjadi milik negara mencapai Rp 83 triliun.

Hal ini diketahui setelah Direktorat Jenderal kekayaan Negara menyelesaikan proses inventarisasi dan penilaian aset perkertaapian di seluruh Indonesia.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan mengungkapkan, pihaknya bersama Ditjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan telah menyelesaikan proses inventarisasi dan penilaian aset prasarana perkeretaapian di seluruh wilayah Indonesia pada 10 Februari 2012.

“Dengan selesainya proses inventarisasi dan penilaian aset prasarana, maka selanjutnya sudah bisa dilakukan tindak lanjut di antaranya pembentukan neraca awal PT KAI,” ungkap dia dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR di Jakarta, hari ini.

Tujuan inventarisasi dan penilaian itu untuk memisahkan aset milik negara dan aset milik PT KAI. Dengan begitu, pemisahan fungsi regulator dan operator di sektor perkeretapian bisa dilakukan sepenuhnya sesuai UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Rinciannya, Rp 53 triliun adalah aset prasarana perkeretaapian yang selama ini dikelola PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan Rp 30 triliun aset prasarana yang dikelola Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Menurut Tundjung, aset prasarana perkeretaapian yang diinventarisasi mencakup tanah, jalan KA, jembatan, gedung/bangunan, sinyal, dan alat telekomunikasi.

Dari total nilai aset Rp 53 triliun milik negara yang kini dikelola PT KAI terdiri atas aset jalan Rp 34,9 triliun, aset jalur KA Rp 18,53 triliun, aset jembatan KA Rp 1,98 triliun, bangunan dan gedung Rp 52 miliar, aset sinyal Rp 338 miliar, dan aset telekomunikasi Rp 195 miliar.

“Dengan terealisasinya neraca awal PT KAI, maka selanjutnya pembentukan badan usaha penyelenggara prasarana juga bisa dibentuk, selanjutnya keterlibatan swasta di sektor perkeretaapian menjadi lebih mudah,” kata dia.

Penulis: ID/ Tri Listiyarini/ Ayyi Achmad Hidayah

diambil dari http://www.beritasatu.com/bisnis/32799-aset-prasarana-kereta-api-capai-rp-83-triliun.html

From → Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: